Jumat, 20 Februari 2015

Waspadai Demam Tinggi



Demam tifoid,tifus atau typhoid adalah penyakit infeksi yang paling sering dicemaskan bila seseorang menderita panas atau demam.Demam typhoid ini apabila tidak cepat dilakukan penanganan maka bisa mengakibatkan bahaya berupa terjadinya komplikasi. Menurut sejumlah dokter,demam typhoid merupakan demam yang terjadi akibat adanya bakteri. Bakteri yang bernama salmonella typhosa inilah yang menyebabkan seseorang terkena penyakit demam tifoid atau tifus. Dalam penularannya,demam tifoid menular kebanyakan melalui mulut atau makanan. Makanan yang sudah terkontaminasi dengan bakteri bisa menjadi sumber penularan penyakit demam tifoid ini,serta bisa juga melalui muntahan atau BAB yang dihinggapi lalat kemudian mencemarkan makanan,lalu dimakan makanan tersebut maka bisa terkena pula. Gejala klinis yang ditunjukkan apabila seseorang terkena penyakit demam tifoid ini yaitu demam tinggi yang terjadi hampoir dalam jangka waktu 7 hari atau satu minggu.Bila pasien atau penderita berobat dengan keluhan demam tinggi yang sudah berlangsung selama kurang lebih tujuh hari,maka didiagnosis terkena demam tifoid. Sifat khusus dari demam tifoid ini yaitu demam yang tinggi secara terus-menerus(continue) dan tidak turun-turun.Kalaupun turun hanya sebanyak satu derajat celcius. Penurunan tidak selalu rendah itu pun bila turun bakal naik lebih tinggi panasnya.Kemudian gejala lainnya yang bisa dirasakan penderita atau pasien berupa gejala saluran cerna mulai dari mual dan muntah,serta konstipasi susah untuk BAB. Untuk pemeriksaan fisik,biasanya dokter melakukan diagnosa dengan melihat lidah pasien,apabila lidah terdapat kotoran.Saat dokter melihat adanya kotoran pada daerah lidah(typhoid tongue) serta untuk pemeriksaan pada bagian tubuh,kadang didapati pembesaran pada daerah hati.maharanicell.blogspot.in/2015/02/waspadai-demam-tinggi.html

1 komentar: