Tampilkan postingan dengan label cara diet sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara diet sehat. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 April 2015

Cara Diet Sehat Bagi Remaja

Diet sehat tentu semua remaja ingin melakukannya,karena remaja masih dalam masa pertumbuhan sehingga tidak bisa sembarangan melakukan diet untuk menurunkan berat badannya. Karena diet yang sembarangan bisa menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan baca diet ekstrem picu berbagai penyakit. Namun,masih banyak remaja yang menganggap diet dengan melewatkan waktu makan adalah cara tercepat menurunkan berat badan dan menjaga bobot tubuhnya.Padahal cara diet tersebut bisa menimbulkan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Dalam melakukan diet,para dokter dan konsultan penurunan berat badan pun selalu menganjurkan agar remaja tidak boleh menahan lapar karena ingin kurus.Kalau lapar harus makan,tidak boleh berhari-hari tidak makan dengan alasan melakukan diet.Pastikanlah makan saat perut merasa lapar,bukan karena lapar mata.Makanan yang dikonsumsi pun harus sesuai dengan prinsip gizi seimbang empat sehat lima sempurna. Saat melakukan diet,remaja tidak harus berpantang makanan,tapi disarankan untuk mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi,gula maupun makanan berminyak.Bila tubuh banyak gerak atau banyak melakukan aktifitas,makan makanan yang manis juga diperlukan untuk menambah energi. Asupan makanan dengan prinsip gizi seimbang sangat diperlukan dalam melakukan diet.Gizi berimbang harus ada karbohidrat,protein,buah dan sayur.Pola makan yang sehat akan menjadikan tubuh lebih sehat.Jika remaja menjalankan diet ketat atau salah diet,maka dampaknya pada pertumbuhan tulang dapat terganggu serta dapat mengacaukan sistem metabolisme tubuh,hingga dapat mengganggu siklus haid bagi remaja wanita. Bagi remaja,diet sehat sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya Obesitas atau kelebihan berat badan.Jika dibiarkan,obesitas atau kelebihan berat badan ini akan terus terjadi hingga dewasa karena kebiasaan menjalani pola makan yang tidak sehat.Obesitas atau kelebihan berat badan juga bisa meningkatkan resiko berbagai penyakit seperti diabetes dan jantung.Oleh karena itu dalam melakukan diet,para remaja disarankan untuk selalu menjaga pola makan yang baik dan sehat serta selalu mengedepankan pola gizi yang seimbang agar diet yang dilakukan menghasilkan diet yang sehat yang tidak membawa dampak buruk bagi kesehatan remaja,semoga artikel cara diet sehat bagi remaja ini bermanfaat bagi anda yang saat ini sedang melakukan diet atau yang akan melakukan diet.

Senin, 02 Maret 2015

Diet Ekstrem Picu Berbagai Penyakit


Meskipun banyak orang berusaha menurunkan berat badan dengan cara diet,namun hanya sebagian kecil dari mereka yang benar-benar mengerti bagaimana menjalankan diet sehat. Menurut sejumlah dokter ahli gizi,kebanyakan orang akan memilih diet yang ekstrem agar bisa menurunkan berat badan secara cepat.Bahkan,ada yang memilih tidak makan seharian agar cepat kurus.Diet yang dilakukan dengan cara yang tidak tepat dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan,baik fisik maupun mental. Dalam berdiet,ada aturan-aturan tertentu yang berfungsi sebagai pedoman agar diet yang dijalankan tidak menyusahkan dan lebih menyehatkan.Asupan makanan yang kurang dari 1200 kalori setiap hari adalah salah satu contoh diet ekstrem yang sering dilakukan banyak orang.Kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan,seperti kekurangan nutrisi,menurunnya kemampuan tubuh,gampang lelah,dan meningkatkan nafsu makan. Diet yang tidak benar juga dapat menurunkan metabolisme tubuh.Jika metabolisme tubuh tidak berjalan dengan baik,jangan berharap diet yang dilakukan bisa memberi hasil yang memuaskan.Diet yang kurang tepat bisa berdampak pada penurunan daya tahan tubuh.Ini terjadi karena tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai,sehingga sel-sel tubuh tidak dapat bekerja secara optimal dan sistem daya tahan tubuh pun menjadi terganggu.Akibatnya,tubuh akan mudah terserang penyakit. Selain itu,depresi adalah gangguan yang paling umum jika melakukan diet yang salah.Rasa putus asa dan frustasi karena berat badan tak kunjung turun adalah penyebabnya.Depresi juga disertai dengan kelesuan,kelelahan,perubahan suasana hati,mudah tersinggung,kurangnya konsentrasi,dan kurangnya percaya diri.Kekurangan asupan gizi seperti zat besi dapat memicu anemia,terutama pada wanita yang sedang menjalankan diet ekstrem.Wanita membutuhkan zat besi lebih banyak karena mengalami masa menstruasi setiap buannya.Kekurangan zat besi bisa berdampak pada kesehatan,seperti sesak nafas,konsentrasi menurun,dan mudah tersinggung. Penyakit gangguan makan seperti bulimia dan anoreksia juga mengincar orang-orang yang sedang menjalankan diet ekstrem.Dalam beberapa kasus,penyakit ini bisa mengakibatkan kematian. Jadi dapat disimpulkan bahwa,diet ekstrem dapat menyebabkan berbagai penyakit sebagai berikut: - menurunnya daya tahan tubuh. - Gangguan mental. - Anemia. - Bulimia dan anoreksia.